Hari ini
Cuaca 0oC
Headline News :

Kemensos Perkuat Mitigasi Bencana pada 2026

Jakarta : Kementerian Sosial (Kemensos) menyiapkan program kebencanaan 2026 dengan fokus penguatan mitigasi dan pengurangan risiko bencana. Program kebencanaan tidak hanya menitikberatkan respons darurat, tetapi juga pencegahan dan kesiapsiagaan masyarakat terdampak.
Wakil Menteri Sosial (Wamensos), Agus Jabo Priyono dalam Rapat Kerja Gabungan Kementerian Sosial, BNPB, BPKH, dan Baznas dengan Komisi VIII DPR RI di Jakarta, Selasa, 3 Februari 2026. (Foto: Biro Humas Kemensos)

Dalam penanganan bencana, Kemensos memenuhi kebutuhan dasar korban dan memberikan perlindungan kelompok rentan. Kemensos juga mendukung logistik, peralatan, rehabilitasi sosial, layanan psikososial, serta penguatan ekonomi masyarakat terdampak.

Wakil Menteri Sosial (Wamensos), Agus Jabo Priyono mengatakan, mitigasi menjadi strategi utama kebijakan kebencanaan Kemensos. “Penguatan Lumbung Sosial, Kampung Siaga Bencana, relawan, kearifan lokal, hingga edukasi siswa menjadi strategi kami,” katanya dalam rapat kerja gabungan bersama Komisi VIII DPR RI di Jakarta, Selasa 3 Februari 2026.

Pada Januari 2026, tercatat 37 kejadian bencana terjadi di 16 provinsi dan 36 kabupaten/kota. Sebanyak 145.538 jiwa terdampak, 50 orang meninggal, 109 orang luka-luka, serta 26.207 rumah terdampak.

Pemerintah sendiri telah menyalurkan bantuan darurat melalui Kemensos senilai Rp13,76 miliar. Bantuan mencakup santunan meninggal dunia, santunan luka berat, bantuan isi hunian, serta jaminan hidup.

Hingga triwulan pertama 2026, bantuan sosial reguler disalurkan kepada 1.763.038 keluarga terdampak bencana. Total anggaran bantuan sosial reguler di wilayah Sumatra mencapai Rp1,83 triliun. 

Kebutuhan pemulihan pascabencana di Sumatra diperkirakan mencapai Rp2,067 triliun. Dana tersedia Rp655,4 miliar sehingga diusulkan tambahan anggaran nasional sebesar Rp845 miliar. 

Sementara data kebencanaan periode 2015 hingga 2025 mencatat 39.778 kejadian bencana di Indonesia. Banjir tercatat paling banyak, disusul cuaca ekstrem dan tanah longsor.

Menurutnya, rata-rata anggaran kebencanaan Kemensos mencapai Rp456,32 miliar per tahun. Agus mengatakan, realisasi anggaran kebencanaan 2025 mencapai Rp516,99 miliar atau 99,55 persen dari pagu.

Sementara itu, Anggota Komisi VIII DPR RI, Sigit Purnomo Said mengapresiasi kinerja pemerintah dalam penanganan kebencanaan. “Kami menyampaikan terima kasih atas kerja Kemensos dan BNPB yang terstruktur dan tertib,” katanya.(*)

Hide Ads Show Ads