Hari ini
Cuaca 0oC
Headline News :

Menteri PKP Tegaskan Integritas dan Kerja Tim Jadi Kunci Sukses Program Perumahan

Jakarta: Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait menegaskan bahwa integritas, kolaborasi, dan kepercayaan publik merupakan fondasi utama dalam menjalankan program perumahan nasional. Hal tersebut disampaikannya saat membuka Forum Peningkatan Integritas Pejabat Kementerian PKP di Depok, Minggu, 1 Februari 2026.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait

Maruarar menekankan bahwa keberhasilan program strategis perumahan tidak dapat bergantung pada satu figur, melainkan harus dikerjakan melalui kerja tim yang solid.

"Kita tidak sedang mencari superman. Yang kita bangun adalah superteam. Program perumahan ini terlalu besar jika dikerjakan sendiri-sendiri, harus dikerjakan bersama, cepat, dan solid," ujar Maruarar, Senin, 2 Februari 2026.

Ia menyebutkan, tingkat kepercayaan terhadap Kementerian PKP saat ini sangat tinggi. Dukungan dari Presiden, DPR RI, dan Satgas Perumahan menjadi bukti kuat, termasuk adanya peningkatan anggaran hampir dua kali lipat, dari sekitar Rp5 triliun pada tahun sebelumnya menjadi Rp10 triliun pada tahun ini.

"Kepercayaan sebesar ini harus kita jaga. Kita harus bekerja cepat, bekerja bersih, dan bekerja dengan terobosan untuk kepentingan rakyat," ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Maruarar juga menyampaikan komitmen kuat terhadap pemberantasan korupsi di lingkungan Kementerian PKP. Menurutnya, korupsi merupakan bentuk pengkhianatan terhadap rakyat dan tidak akan ditoleransi dalam pelaksanaan program perumahan.

"Korupsi adalah pengkhianatan terhadap rakyat. Di Kementerian PKP, tidak ada tebang pilih. Siapa pun yang melanggar akan kami tindak tegas," ungkapnya.

Forum yang diikuti oleh 316 pejabat pimpinan tinggi, administrator, serta pengelola program strategis ini menjadi bagian dari langkah Kementerian PKP dalam memperkuat tata kelola yang bersih, transparan, dan akuntabel.

Kegiatan ini juga membahas penguatan sistem pengendalian internal, kepatuhan terhadap regulasi, serta upaya membangun budaya kerja yang menjunjung tinggi integritas dan kolaborasi lintas unit kerja.(*)

Hide Ads Show Ads