Pemkab Bandung Segera Relokasi Keluarga Korban Longsor Pangalengan
Bandung : Pemerintah Kabupaten Bandung memastikan akan segera melakukan relokasi terhadap keluarga korban bencana longsor di Kecamatan Pangalengan, Bandung.
![]() |
| Bupati Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Dadang Supriatna saat mengunjungi keluarga korban longsor di Pangalengan, Kabupaten Bandung pada Minggu 1 Februari 2026 (Foto: Pemkab Bandung) |
Diketahui, bencana longsor tersebut mengakibatkan dua anak meninggal akibat tertimbun material longsor pada Minggu 1 Februari 2026.
Bupati Bandung, Dadang Supriatna menyampaikan duka cita mendalam saat meninjau langsung lokasi kejadian. Ia mengatakan korban merupakan bayi berusia tiga bulan dan seorang anak berusia lima tahun.
“Saya merasa sangat berduka atas musibah longsor ini, korbannya dua anak, masing-masing berusia tiga bulan dan lima tahun. Insya Allah, kami akan bantu penyediaan tanah berikut rumah agar bisa ditempati secara layak dan aman,” ujar Dadang, Minggu 1 Februari 2026.
Ia menjelaskan longsor terjadi sekitar pukul 14.00 WIB ketika hujan deras mengguyur kawasan Pangalengan. Tembok dapur rumah korban runtuh dan menimpa kedua anak bersama material tanah serta batu.
Bayi berusia tiga bulan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara anak berusia lima tahun sempat dilarikan ke rumah sakit namun meninggal dunia dalam perjalanan akibat luka berat.
Pemerintah Kabupaten Bandung bersama BPBD, aparat desa, dan unsur terkait langsung melakukan penanganan darurat pascakejadian. Warga yang tinggal di sekitar titik rawan longsor juga diminta mengungsi sementara untuk mengantisipasi potensi longsor susulan.
“Ada sekitar enam rumah yang kami minta untuk dikosongkan sementara. Pemerintah daerah akan memberikan bantuan kontrak rumah selama tiga bulan bagi warga terdampak,” kata Dadang.
Ia menambahkan keluarga korban akan mendapat perhatian khusus karena diketahui belum memiliki rumah sendiri dan masih mengontrak. Bupati Dadang juga mengimbau masyarakat yang tinggal di wilayah rawan bencana agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat curah hujan tinggi.(*)
