Hari ini
Cuaca 0oC
Headline News :

AS Fokuskan 100 Hari Bantuan Kemanusiaan di Gaza

Davos : Jared Kushner, anggota dari Board of Piece memaparkan rencana rekonstruksi Gaza dalam Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss. Dalam pertemuan yang diselenggarakan pada Kamis, 22 Januari 2026 tersebut, Presiden Donald Trump juga menandatangani Board of Piece.

Tenda pengungsian di Gaza di tengah musim dingin (Foto: X - UNRWA)

Melansir dari ABC News, Jared Kushner mengatakan 100 hari ke depan akan difokuskan pada penyaluran bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza. Langkah tersebut dilakukan sesuai dengan kesepakatan kemanusiaan yang dicapai pada 19 Januari 2025.

Fokus utama bantuan mencakup rehabilitasi infrastruktur penting seperti air, listrik, dan sanitasi, serta pemulihan rumah sakit dan toko roti. Program, ini juga meliputi pengerahan peralatan untuk membersihkan sekitar 68 juta ton puing guna membuka akses jalan.

Kushner menegaskan bahwa prioritas utama tetap pada bantuan kemanusiaan dan penyediaan tempat tinggal darurat bagi warga Gaza. Langkah-langkah ini, menurutnya, diperlukan untuk menciptakan kondisi yang memungkinkan masuk ke tahap pemulihan dan pembangunan berikutnya.

Peningkatan jumlah bantuan kemanusiaan yang masuk ke Gaza menjadi elemen kunci dalam keseluruhan kesepakatan gencatan senjata. Meski organisasi bantuan internasional melaporkan dapat beroperasi lebih bebas di sejumlah wilayah, jumlah bantuan yang masuk masih belum jelas.

Hingga kini, sulit memastikan total bantuan yang benar-benar masuk sejak fase pertama gencatan senjata berlaku pada 10 Oktober. Organisasi kemanusiaan internasional juga menegaskan bahwa kebutuhan bantuan di seluruh Jalur Gaza masih sangat besar.

Warga masih kekurangan pangan, pasokan medis, serta tempat tinggal yang layak di tengah kondisi pascaperang. Situasi di lapangan semakin memburuk akibat badai musim dingin.

Hujan lebat menyebabkan banjir di kamp-kamp pengungsian, sementara suhu yang menurun tajam membuat kondisi hidup warga semakin berat. Perserikatan Bangsa-Bangsa mencatat sekitar satu juta warga Palestina saat ini membutuhkan bantuan tempat tinggal.

Kementerian Kesehatan Gaza yang dikelola Hamas melaporkan sedikitnya 10 anak meninggal dunia akibat kedinginan. Selain bantuan kemanusiaan, rencana 100 hari tersebut juga mencakup tahap awal rekonstruksi.

Pemerintah AS merencanakan penyediaan hunian sementara yang lebih layak sambil menunggu pembangunan rumah permanen. Langkah ini diambil karena lebih dari 90 persen bangunan tempat tinggal di Gaza telah hancur atau rusak sejak perang pecah pada Oktober 2023.

Meski gencatan senjata sebagian besar bertahan, insiden pelanggaran sporadis masih terjadi. Sejak fase pertama kesepakatan diberlakukan, ratusan orang dilaporkan tewas akibat pelanggaran tersebut.(*)

WEB UTAMA
Hide Ads Show Ads