Hari ini
Cuaca 0oC
Headline News :

WNA Pakistan Ricuh di Jalur Penjemputan Premium Bandara Soetta

Tangerang : Polresta Bandara Soekarno-Hatta mengamankan pria asing berkewarganegaraan Pakistan. Pria berinisial SAP ini diamankan lantaran membuat keributan di jalur penjemputan premium Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta hingga viral di media sosial.
Jalur penjemputan premium di Bandara Internasional Soekarno-Hatta dengan tarif Rp150 ribu per 30 menit.

Wakapolres Bandara Soetta, AKBP Ida Bagus Widwan Sutadi membenarkan adanya keributan itu. Menurutnya, insiden tersebut berawal dari keributan antarkeluarga di jalur penjemputan premium Terminal 3.

“Betul yang seperti viral di medsos itu, telah terjadi keributan antarkeluarga. Di mana saudari SAP baru datang dari Kolombo dengan menggunakan SriLankan Airlines, mendarat di Soekarno-Hatta," ujarnya, Senin, 9 Februari 2026.

Widwan menegaskan persis di depan lobi jalur penjemputan premium T3, terjadi keributan, karena yang menjemput ada dari keluarganya, kemudian ada dari pihak suaminya yang dari Pakistan. "Di situ ada keributan kecil keluarga yang membuat viral,” kata dia.

Kemudian, lanjutnya, petugas dari Aviation Security (Avsec) dan Polsubsektor Terminal 3 menangani agar tidak mengganggu ketertiban di area bandara. “Kemudian karena ada keberatan-keberatan dari keluarga pihak perempuan yang baru datang dari Kolombo tersebut, kemudian dibawa ke Polresta Bandara,” ucap Wakapolresta.

“Di sana berkonsultasi terkait dugaan-dugaan atau hal-hal yang didalilkan oleh keluarganya terhadap suaminya tersebut. Namun, sudah dibicarakan dan diselesaikan secara kekeluargaan,” ucapnya.

Terkait dugaan penipuan terhadap sejumlah perempuan Indonesia yang sempat disebut dalam narasi di media sosial, Widwan menegaskan belum ada laporan resmi. “Terkait hal itu mungkin akan kami dalami dan kami sampaikan di momen berikutnya, karena, informasi yang kami himpun sudah diselesaikan secara kekeluargaan,” kata Widwan.

Diketahui, pria berkewarganegaraan Pakistan diamankan petugas di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Sabtu 7 Februari 2026, setelah terjadi keributan yang sempat viral di media sosial. Dalam rekaman video yang beredar, seorang perempuan tampak memeluk pria tersebut saat petugas membawanya.

Sebelumnya, Komisi VII DPR RI menyoroti tarif penjemputan atau pick-up premium di Bandara Internasional Soekarno-Hatta Rp150 ribu per 30 menit. Lantaran, hal tersebut menjadi satu indikator yang berimbas lesunya ekosistem pariwisata nasional.

"Tarif (pick-up premium) yang malah ini salah satunya. Jadi itu akan berdampak terhadap orang (wisatawan mancanegara maupun nusantara, Red) untuk datang," ujar Ketua Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VII DPR RI ke Bandara Soekarno-Hatta, Lamhot Sinaga, Kamis, 15 Januari 2026.

Lamhot menyatakan efisiensi daya saing menjadi sangat penting. "Nah hal seperti itu, dan tarifnya terlalu mahal orang berpikir untuk datang ke sini, apalagi Bandara Soekarno-Hatta ini sentral," kata Lamhot.

Sentral yang dimaksud, sambung Lamhot, mau ke manapun harus melalui Bandara Soekarno-Hatta, kecuali Bali yang telah ada penerbangan langsungnya. "Jadi memang tarif pick-up premium itu terlalu mahal," ucapnya.(*)

Hide Ads Show Ads