Apakah Gerhana Matahari Cincin Aman Dilihat Langsung? Ini Penjelasannya
Karawang: Gerhana matahari cincin terjadi saat Bulan berada di antara Bumi dan Matahari namun tidak sepenuhnya menutupi Matahari. Fenomena astronomis ini menimbulkan efek cahaya seperti bentuk cincin terang di tepi Bulan selama fase puncak.
Saat gerhana ini berlangsung, Matahari tetap sangat terang meskipun sebagian besar tertutupi. Cahaya terang ini disebut 'annulus' atau cincin api karena bentuk lingkarang yang menyerupai cincin.
Melansir science.nasa.gov, melihat Matahari langsung tanpa perlindungan khusus tidak aman selama gerhana cincin. Sinar Matahari yang tidak terblokir tetap terlalu kuat dan dapat merusak retina mata.
Bahaya utamanya datang dari radiasi ultraviolet dan inframerah yang membakar jaringan retina. Kerusakan ini sering tidak terasa langsung tetapi bisa bersifat permanen.
Kacamata hitam biasa tidak bisa melindungi sepenuhnya untuk melihat gerhana, karena cahaya tetap masuk terlalu banyak. Anda harus memakai kacamata gerhana khusus yang memenuhi standar ISO 12312-2 internasional.
Metode aman lainnya adalah melihat proyeksi Matahari lewat perangkat seperti pinhole projector atau alat proyeksi lainnya. Dengan cara ini mata tidak perlu menatap Matahari secara langsung, sehingga akan tetap aman.
Untuk dokumentasi foto atau video, gunakan filter khusus pada lensa kamera atau teleskop. Tanpa filter, cahaya yang terkonsentrasi tetap bisa merusak alat atau perangkat dan mata sekaligus.(*)

