Hari ini
Cuaca 0oC
Headline News :

Tanggul Jebol, Banjir Paksa Warga Kota Tangerang Mengungsi

Tangerang :Tanggul Kali Angke pada Perumahan Taman Griya, Kota Tangerang jebol membuat pemukiman warga kebanjiran. Tidak hanya itu banjir juga merendam 32 titik wilayah lainnya di Kota Tangerang mencapai dua meter.
Tanggul Jebol, Banjir Paksa Warga Kota Tangerang Mengungsi

Salah satunya pemukiman warga di Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang. Banjir yang sudah beberapa hari merendam makin tinggi, nyaris mencapai 1,5 meter.

Sejumlah warga beramai-ramai mengungsi ke rumah sanak saudara, masjid hingga tempat pemotongan hewan. Namun, tidak sedikit warga yang memilih bertahan di lantai dua rumah sambil menjaga barang berharga mereka.

Salah seorang warga terdampak, Risman mengaku terpaksa mengungsi karena air terus meninggi sejak dini hari. Ini menjadi kali kedua dirinya mengungsi akibat banjir.

“Air makin tinggi dari jam setengah dua pagi. Ini mengungsi yang kedua kali ke rumah saudara, biar enggak kebanjiran,” ujarnya Jumat, 23 Januari 2026.

Ia berharap pemerintah dapat segera mengambil langkah cepat untuk mengatasi banjir yang kerap melanda wilayah tersebut. "Kami telah lelah dengan banjir yang tak kunjung ada solusi dari Pemda," kata dia.

Sementara Perumahan Taman Griya, Wati bersama keluarga dan cucunya yang masih bayi juga memilih mengungsi ke rumah saudara. Menurutnya, ketinggian air di rumahnya hampir mencapai atap karena tanggul yang jebol.

“Mau ngungsi, air makin naik. Kalau di sini sudah dua meteran, tinggal genteng saja,” ucap Wati.

Tak hanya merendam permukiman warga, banjir juga memutus akses Jalan Ahmad Dahlan, Kota Tangerang, menuju Jakarta Barat. Akibatnya, arus lalu lintas terganggu dan sejumlah pengendara terpaksa memutar arah mencari jalur alternatif.

Bahkan, tidak sedikit sepeda motor mogok akibat mesin terendam air. Berdasarkan data BPBD Kota Tangerang, banjir saat ini melanda sembilan kecamatan. Dua wilayah terdampak terparah yakni Kecamatan Cipondoh dan Kecamatan Priuk, dengan ketinggian air dilaporkan mencapai nyaris dua meter.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Raden Muhammad Jauhari menyatakan tercatat hingga pagi ini banjir terdapat di 32 titik. Diantaranya Kecamatan Benda, Ciledug, Cipondoh, Pinang, Jatiuwung, Sepatan, Pakuhaji, hingga Teluknaga.

"Dengan kondisi terparah terjadi di Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh. Hingga mengakibatkan akses Jembatan Bendungan Polor tidak dapat dilalui kendaraan roda dua," ujarnya.

Pagi ini, ketinggian air masih sama dengan semalam. Bahkan cenderung meningkat karena pagi ini hujan kembali mengguyur kawasan tersebut.

"Sebanyak 160 orang dari 16 KK (Kepala Keluarga, Red) terpaksa mengungsi ke beberapa lokasi pengungsian yang telah disiapkan oleh petugas," ucapnya.

Pihaknya bersama instansi lain mendirikan empat posko siaga bencana. Lokasinya berada di Polres Metro Tangerang Kota, Kantor Damkar Kecamatan Benda, Kantor Satpol PP Kecamatan Teluknaga, serta di Kampung Alar Indah, Desa Kohod, Pakuhaji.(*)

WEB UTAMA
Hide Ads Show Ads