Sungai Cimanuk Meluap, Permukiman Warga di Majalengka Terendam
Majalengka : Dentuman petir memecah pagi di wilayah Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Hujan turun dengan intensitas sedang hingga tinggi, disertai angin kencang, membuat debit Sungai Cimanuk perlahan meninggi.
Pada Sabtu pagi, 24 Januari 2026, sekitar pukul 08.00 WIB, air sungai akhirnya meluap dan merangsek masuk ke permukiman warga di Desa Wanasalam, Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka.
Luapan air terjadi di kawasan permukiman warga yang berada di bantaran Sungai Cimanuk, termasuk wilayah Blok Muara Desa Wanasalam. Selain itu, Desa Ampel yang dilintasi aliran sungai juga turut terdampak genangan air akibat meningkatnya debit sungai.
Menurut keterangan Danramil 1713/Ligung, Kapten Inf Sarna, peristiwa tersebut dipicu hujan lebat yang mengguyur wilayah Kecamatan Ligung sejak sekitar pukul 07.00 WIB.
Curah hujan tinggi menyebabkan kenaikan debit Bendungan Rentang dan Sungai Cimanuk, hingga air melimpas ke kawasan pemukiman yang berada di dataran rendah.
Begitu menerima laporan, aparat gabungan langsung bergerak cepat ke lokasi kejadian. Hadir di lapangan Kapolsek Ligung, Babinsa Koramil 1713/Ligung, Bhabinkamtibmas Polsek Ligung, Satpol PP, Damkar, aparatur pemerintah desa serta warga setempat.
Babinsa bersama aparat terkait melakukan pemantauan langsung, berkoordinasi untuk penanganan darurat, serta membantu menutup tanggul yang mulai tergerus abrasi guna mencegah luapan air semakin meluas.
"Langkah cepat dilakukan untuk mengantisipasi dampak yang lebih besar dan memastikan keselamatan warga," ujar Danramil Ligung, Sabtu, 24 Januari 2016.
Dalam kejadian ini, tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun kerugian materiil. Meski demikian, aparat tetap mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat cuaca ekstrem dan curah hujan masih berpotensi terjadi.
Sekitar pukul 11.30 WIB, debit air Sungai Cimanuk dilaporkan mulai surut. Kondisi berangsur terkendali, namun pemantauan tetap dilakukan untuk memastikan situasi benar-benar aman.
Danramil Ligung menegaskan, sinergi aparat dan kesiapsiagaan masyarakat menjadi kunci dalam menghadapi musim hujan yang masih menyisakan ancaman banjir dan luapan sungai di wilayah Kabupaten Majalengka.(*)

