Kemendagri: Damkar Jadi Wajah Pelayanan Publik Paling Dekat dengan Warga
Jakarta : Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menegaskan bahwa Pemadam Kebakaran (Damkar) kini telah menjelma sebagai garda terdepan pelayanan publik di daerah.
Tingginya kepercayaan masyarakat serta luasnya cakupan layanan menjadikan Damkar sebagai representasi paling nyata kehadiran pemerintah di tengah warga.
Pernyataan tersebut disampaikan Bima Arya saat menutup Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pemadam Kebakaran Kualifikasi Pemadam I Angkatan I, II, dan III di Balai Pelatihan Kompetensi Fungsional APDN, Kemang, Bogor, Jawa Barat, Jumat, 30 Januari 2026.
Menurut Bima, posisi strategis Damkar bahkan tercermin dalam cara Kementerian Dalam Negeri menampilkan identitasnya di ruang publik nasional.
Ia mencontohkan pada peringatan Hari Kemerdekaan tahun lalu, Kemendagri secara khusus menonjolkan mobil pemadam kebakaran dalam pawai kementerian.
“Karena Pak Menteri yakin, kami yakin, yang paling lekat dengan Kemendagri adalah Pemadam Kebakaran,” ujar Bima, Jumat, 30 Januari 2026.
Ia menambahkan di mata masyarakat Damkar tidak hanya hadir saat kebakaran, tetapi juga menangani berbagai persoalan keseharian yang membutuhkan pertolongan cepat. Kedekatan inilah yang membuat Damkar memiliki tingkat kepercayaan publik yang sangat tinggi.
“Damkar hari ini telah menjadi kebanggaan seluruh pemerintahan daerah di Indonesia,” ucap Bima.
Namun demikian, Bima mengingatkan bahwa kepercayaan publik tersebut harus diimbangi dengan peningkatan kualitas yang berkelanjutan.
Menurutnya, profesionalisme Damkar bertumpu pada tiga pilar utama, yakni kompetensi personel, ketangguhan mental, serta kecukupan sarana dan prasarana.
“Kepercayaan tadi harus terus diimbangi dengan kualitas yang terus meningkat,” kata Bima.
Untuk mendukung penguatan tersebut, Kemendagri menyiapkan dukungan anggaran, baik melalui pengadaan peralatan pemadam kebakaran maupun pemberian insentif fiskal bagi daerah dengan kinerja Damkar yang dinilai baik.
“Ada dana insentif fiskal daerah yang akan digelontorkan bagi daerah-daerah yang memiliki kinerja sangat baik untuk Dinas Pemadam Kebakaran,” tutur Bima.
Melalui diklat dasar yang baru saja ditutup, Bima berharap para peserta mampu menjadi personel Damkar yang profesional, berani, dan siap mengemban kepercayaan publik sebagai ujung tombak pelayanan pemerintah daerah.(*)
