Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Qatar Buka Sebagian Wilayah Udara di Tengah Konflik

Doha; Qatar mulai membuka kembali sebagian wilayah udaranya setelah beberapa hari ditutup. Penutupan terjadi akibat serangan dari Iran di tengah konflik dengan Amerika Serikat dan Israel yang kini memasuki hari ketujuh.(9/3/26).

Qatar Buka Sebagian Wilayah Udara di tengah Konflik

Penutupan sebelumnya memaksa negara Teluk tersebut menghentikan seluruh penerbangan sebagai langkah pencegahan demi menjaga keselamatan penerbangan. Pembukaan terbatas wilayah udara itu diumumkan oleh Qatar Civil Aviation Authority, dilansir dari Al Jazeera, Sabtu, 7 Maret 2026.

Otoritas tersebut menyatakan penerbangan akan beroperasi melalui rute navigasi darurat yang telah ditentukan. Operasi tersebut dilakukan dengan kapasitas terbatas dan dalam koordinasi dengan angkatan bersenjata Qatar.

Meski demikian, layanan penerbangan komersial reguler ke dan dari Doha masih ditangguhkan hingga pengumuman lebih lanjut. Saat ini pembukaan wilayah udara hanya berlaku untuk penerbangan evakuasi penumpang dan layanan kargo udara.

Penumpang diminta memantau pembaruan dari maskapai sebelum menuju bandara. Qatar Airways menyatakan berencana mengoperasikan penerbangan repatriasi pada 7 Maret dari Hamad International Airport.

Penerbangan repatriasi tersebut akan menuju sejumlah kota besar seperti London, Paris, Madrid, Rome, dan Frankfurt. Maskapai tersebut menyatakan prioritas akan diberikan kepada penumpang yang terdampar dan lansia.

Prioritas juga diberikan kepada mereka yang memiliki kebutuhan perjalanan mendesak terkait medis atau alasan kemanusiaan. Qatar sebelumnya menutup wilayah udaranya pada 28 Februari sebagai respons terhadap perkembangan keamanan di kawasan.

Konflik ini juga berdampak besar terhadap sektor penerbangan di kawasan Teluk. Lebih dari 2.000 penerbangan telah dibatalkan di Bandara Internasional Hamad sejak konflik dimulai.

Secara keseluruhan, sekitar 23.000 penerbangan di kawasan tersebut telah dibatalkan sejak akhir Februari, menurut perusahaan analisis penerbangan Cirium. Bandara dan maskapai di kawasan Teluk kini berupaya memulihkan operasi secara bertahap di tengah situasi keamanan tidak menentu.(*)

WEB UTAMA
Hide Ads Show Ads