Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Menu MBG Berisi Lele Mentah, Komisi IX DPR Minta Evaluasi Total

Jakarta; Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini, angkat suara setelah menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMA Negeri 2 Pamekasan viral lantaran menampilkan ikan lele yang belum matang. Insiden yang terjadi di Pamekasan itu dinilai sebagai tamparan keras terhadap penyelenggaraan program pangan bergizi untuk pelajar.
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini

Dalam keterangannya, Yahya menegaskan bahwa Badan Gizi Nasional harus segera melakukan evaluasi menyeluruh. Ia menekankan pentingnya memastikan setiap paket MBG aman dikonsumsi dan memenuhi standar gizi, terlebih selama bulan Ramadan.

“Kasus ini tidak bisa dianggap sepele. Program MBG harus menjamin makanan yang layak, bergizi, dan aman. Karena itu saya minta BGN melakukan evaluasi total,” ujarnya, Rabu, 11 Maret 2026.

Yahya juga meminta BGN menjatuhkan sanksi tegas kepada dapur produksi atau penyedia menu bermasalah. Menurutnya, pelanggaran seperti penyajian ikan mentah menunjukkan lemahnya pengawasan di lapangan.

“Dapur terkait semestinya dihentikan sementara. Ini bukti bahwa pengawasan BGN belum berjalan maksimal selama program MBG berlangsung di bulan puasa,” tegas politisi Golkar tersebut.

Tak hanya itu, Yahya juga menyoroti peran Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang menjadi perpanjangan tangan BGN dalam mengatur dapur dan distribusi menu. Ia mempertanyakan mengapa hingga kini belum ada kepala SPPI yang diberi teguran bahkan sanksi.

“Standarnya jelas: menu selama puasa harus berupa makanan matang dan kering, bukan bahan mentah. Kepala SPPI memiliki tanggung jawab langsung atas kualitas dan keamanan makanan. Saya belum mendengar adanya tindakan tegas terhadap mereka,” ungkapnya.

Yahya berharap insiden ini menjadi evaluasi serius agar kasus serupa tidak kembali mencoreng pelaksanaan program MBG di daerah lain.(*)

WEB UTAMA
Hide Ads Show Ads