Jelang Lebaran, Pasar Sandang Tegal Gubug Cirebon Ramai Pemburu Baju Lebaran
Cirebon : Menjelang Hari Raya Idulfitri, Pasar Sandang Tegal Gubug di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, mulai dipadati warga yang berburu pakaian untuk kebutuhan Lebaran. Banyak masyarakat memilih membeli baju lebih awal untuk menghindari kenaikan harga yang biasanya terjadi saat mendekati hari raya.
Sejak Selasa pagi, 10 Maret 2026, ribuan warga terlihat memadati kawasan Pasar Tegal Gubug. Tidak hanya warga dari wilayah Cirebon, sejumlah pembeli juga datang dari luar daerah seperti Brebes, Jawa Tengah, hingga Majalengka.
Di pasar ini, pengunjung dapat memilih berbagai jenis pakaian, mulai dari busana muslim, gamis, hingga pakaian anak dengan beragam model dan harga. Pasar Tegal Gubug sendiri dikenal sebagai salah satu pasar sandang terbesar di Asia Tenggara yang menyediakan berbagai kebutuhan pakaian untuk semua kalangan.
Salah satu pedagang pakaian di Pasar Tegal Gubug, Rosidi, mengatakan sebagian besar pembeli sengaja datang lebih awal untuk membeli baju Lebaran agar mendapatkan harga yang lebih terjangkau.
“Harganya di sini terjangkau, mulai dari Rp16 ribu hingga ratusan ribu rupiah. Rata-rata pengunjung membeli pakaian untuk kebutuhan Lebaran, bahkan ada juga yang memborong untuk dibagikan sebagai THR,” kata Rosidi, Selasa, 10 Maret 2026.
Ia menambahkan, aktivitas pasar mulai ramai sejak sekitar satu minggu terakhir. Berbagai jenis pakaian yang paling banyak dicari pembeli di antaranya gamis, pakaian anak bergambar, serta perlengkapan salat.
“Yang banyak dicari biasanya pakaian gamis, baju anak bergambar, dan juga perlengkapan salat,” ujarnya.
Meningkatnya jumlah pembeli menjelang Lebaran juga berdampak pada kenaikan omzet para pedagang. Rosidi mengaku penjualan di lapaknya meningkat cukup signifikan dibandingkan hari biasa.
“Alhamdulillah sekarang sudah ramai, ada yang beli satuan ada juga yang beli kodian. Omzet meningkat sekitar 50 persen dibanding hari biasa,” ucapnya.
Pasar Sandang Tegal Gubug diketahui hanya buka dua kali dalam sepekan, yakni setiap hari Selasa dan Sabtu. Lokasinya yang berada di sisi jalur Pantura juga kerap menyebabkan kepadatan lalu lintas, terutama saat mendekati arus mudik Lebaran, ketika jumlah pengunjung meningkat tajam untuk berbelanja kebutuhan hari raya(*).

