Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

DPR RI Perkuat Sarpras IPSI Jatim Demi Lahirkan Atlet Berprestasi

Surabaya ;Semangat melestarikan warisan budaya melalui olahraga kembali mendapat dukungan nyata. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia bersama Bank Rakyat Indonesia menyalurkan bantuan peralatan latihan kepada Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jawa Timur.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Anggota DPR RI Bambang Haryo Soekartono di Surabaya, Sabtu, 21 Februari 2026

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Anggota DPR RI Bambang Haryo Soekartono di Surabaya, Sabtu, 21 Februari 2026. Langkah ini bertujuan memperkuat sarana dan prasarana (sarpras) sebagai fondasi utama pembinaan atlet berprestasi di Jawa Timur, yang selama ini dikenal sebagai salah satu lumbung pesilat tangguh di tingkat nasional.

Adapun bantuan yang diberikan meliputi tiga unit matras, sembilan body protector, satu landing pad, serta sejumlah perlengkapan pendukung latihan lainnya. Kehadiran peralatan baru ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas latihan para pesilat muda di Jatim.

Bambang Haryo Soekartono menegaskan bahwa dukungan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap kemajuan olahraga tradisional, khususnya pencak silat.

“Bantuan ini untuk mendukung sarana dan prasarana IPSI Jawa Timur dalam upayanya mencetak atlet berprestasi,” ujar Bambang Haryo di Surabaya.

Ia optimistis tambahan fasilitas tersebut akan semakin memacu semangat atlet dan pelatih dalam mempertahankan konsistensi prestasi. Menurutnya, menjaga tradisi juara, khususnya di Jawa Timur, membutuhkan dukungan bersama dari berbagai pihak, termasuk pemerintah dan korporasi.

Sementara itu, Ketua Harian IPSI Jawa Timur, Hoslih Abdullah, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan. Ia memastikan perlengkapan tersebut akan segera didistribusikan ke daerah-daerah yang tengah mempersiapkan atlet untuk menghadapi agenda kejuaraan.

“Bantuan ini akan kami salurkan ke daerah-daerah yang membina perguruan silat sebagai persiapan Kejurprov dan Piala BHS pada 18 Mei, bertepatan dengan peringatan hari ulang tahun IPSI,” ujarnya.

Fokus utama saat ini adalah menghadapi Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) yang dijadwalkan berlangsung pada Mei mendatang. Selain bantuan perlengkapan, dukungan juga diberikan dalam bentuk pembinaan untuk delapan atlet dan dua pelatih, termasuk fasilitas transportasi.

Hoslih menilai dukungan tersebut sangat berarti bagi peningkatan kualitas pembinaan. Ia berharap sinergi yang terjalin dapat melahirkan atlet-atlet potensial yang mampu bersaing tidak hanya di tingkat provinsi, tetapi juga pada ajang yang lebih tinggi seperti Pra-Pekan Olahraga Nasional (Pra-PON).

Dengan kolaborasi antara legislatif, sektor perbankan, dan pengurus cabang olahraga, ekosistem pembinaan pencak silat di Jawa Timur diharapkan semakin kokoh. Peralatan yang memadai menjadi fondasi penting, namun semangat dan kerja keras atlet serta pelatih tetap menjadi kunci utama dalam meraih prestasi dan mengharumkan nama daerah di pentas nasional.(*)

WEB UTAMA
Hide Ads Show Ads