Banjir Rendam 2.880 Rumah di Pasuruan
Pasuruan: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sejumlah kejadian bencana di berbagai wilayah Indonesia berdasarkan laporan yang dihimpun sejak Senin, 16 Februari 2026 hingga Selasa, 17 Februari 2026.
Salah satu peristiwa terjadi di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Hujan lebat pada Sabtu, 14 Februari 2026 memicu peningkatan debit air Sungai Wrati dan Sungai Rejoso sehingga menyebabkan banjir di Kecamatan Gempol, Beji, Bangil, dan Winongan.
Sebanyak 2.880 unit rumah dilaporkan terdampak. BPBD Kabupaten Pasuruan bersama instansi terkait telah mendistribusikan bantuan logistik kepada warga.
Berdasarkan pemantauan di lapangan hingga Senin, 16 Februari 2026, genangan air masih merendam sejumlah wilayah dengan ketinggian yang bervariasi.
Sementara itu, berdasarkan prakiraan potensi cuaca ekstrem dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sebagian besar wilayah Indonesia berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang pada 17 hingga 19 Februari 2026.
BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.
Upaya yang dapat dilakukan antara lain memantau informasi prakiraan cuaca secara berkala, memelihara saluran drainase, serta menyiapkan rencana evakuasi apabila hujan lebat berlangsung lebih dari satu jam dan mengganggu jarak pandang.
Pemerintah daerah bersama BPBD juga diminta memastikan kesiapan personel, peralatan, serta jalur evakuasi agar respons dapat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi apabila terjadi kondisi darurat di lapangan.(*)
