Tren Positip, BCA Digital Mencatat Kenaikan Investor Ritel di Kalangan Anak Muda
Jakarta : BCA Digital mencatatkan adanya tren kenaikan investor ritel di kalangan anak muda yang didorong oleh literasi keuangan hingga kemudahan finansial berbasis teknologi digital.(3/1/26).
Head of Digital Business BCA Digital Edwin Tirta dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, mengatakan kemudahan investasi ini sudah menjadi bagian dari gaya hidup finansial sehari-hari, dan transformasi ini terlihat dari lonjakan jumlah investor ritel di Indonesia.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, jumlah investor saham sebesar 8.461.938 SID (Single Investor Identification) hingga akhir 2025, atau meningkat 32,6 persen dibanding pada akhir 2024, yakni 6.381.444 SID. Secara total, jumlah investor pasar modal saat ini sudah menembus 20 juta SID.
Edwin menilai, tren peningkatan ini bukan hanya soal meningkatnya literasi finansial, tapi juga perubahan demografi.
Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), mayoritas investor baru didominasi oleh generasi muda, di rentang usia 25 hingga 35 tahun.
Kelompok ini, lanjutnya, menyukai hal-hal serba cepat, digital, aman, dan praktis. Namun, ia mengatakan masih terdapat sejumlah kendala bagi para investor pemula ini.
“Data menunjukkan bahwa hambatan terbesar bagi investor pemula adalah kompleksitas administrasi dan proses top-up dana yang terpisah-pisah. Kami hadir untuk simplifikasi kerumitan tersebut,” ujar Edwin.
Ia mengatakan, blu by BCA Digital kini menghadirkan bluRDN, fitur yang dirancang untuk memudahkan nasabah blu membuka Rekening Dana Nasabah (RDN) dan mengelola dana investasi langsung dari aplikasi blu.
Setelah saldo tersedia di bluRDN, nasabah dapat bertransaksi saham melalui aplikasi BCA Sekuritas Mobile, yang terintegrasi dengan fitur ini.
Edwin menambahkan, bluRDN dirancang untuk membuat pengalaman investasi terasa ringan dan approachable.
“Supaya nasabah fokus pada visi dan strategi berinvestasi, bukan ribetnya prosedur. Karena itu, user experience bluRDN dibuat sesimpel mungkin, agar setiap langkah terasa nyaman dan effortless,” kata Edwin.
Lebih jauh, ia mengatakan bluRDN dikembangkan secara menyeluruh untuk memberikan investasi yang efisien dengan mengandalkan layanan yang sepenuhnya digital, top-up tanpa biaya, integrasi kuat dengan BCA Sekuritas, serta transparansi dan pemantauan kinerja portofolio saham dan riwayat transaksi secara real-time.
“Dengan proses yang tersambung, investor bisa memulai investasi dengan rasa aman dan kepercayaan diri yang lebih tinggi,” kata Head of Product Services Development BCA Sekuritas Devi Susanti.(*)

