Tak Sempat Menghindar, DR Tewas Tertemper Kereta Api
Garut : Seorang pria berinisial DR (27) tewas setelah tertemper Kereta Api Lodaya jurusan Solo–Bandung di KM 205 + 5/6, wilayah Desa Cikembulan, Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut. Peristiwa tersebut terjadi saat KA Lodaya melaju menuju arah Stasiun Leles.
Berdasarkan keterangan saksi Andi Fauzi, petugas masinis melihat seorang laki-laki berada di jalur rel dan tidak sempat menghindar sehingga tertemper kereta api.
“Menurut saksi, setelah dicek ke TKP, korban diketahui sudah dalam keadaan meninggal dunia,dan melaporkan peristiwa tersebut ke kami," kata Petugas Kepolisian dari Polsek Kadungora, Aipda Gopran, Selasa, 27 Januari 2026.
Ia mengatakan, setelah mendapat laporan tersebut, pihaknya segera mendatangi lokasi kejadian, melakukan pendataan saksi-saksi, serta mengevakuasi korban ke rumah duka. " Kami bertindak cepat melakukan olah TKP dengan melakukan pendataan dan mengevakuasi korban,"ujarnya.
Ia menyampaikan, pihak keluarga korban menyatakan menolak dilakukan autopsi, dengan menyatakan telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah. "Pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi terhadap korban dan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah,"katanya.
Ia menghimbau, kepada masyarakat sekitar untuk berhati hati dan waspada apabila melintasi rel kerata api tanpa palang pintu tersebut. "Kami himbau untuk selalu berhati-hati jika melintas atau jalan di jalur rel perlintasan kereta api, karena tanpa disadari sering kali terjadi kecelakaan," tuturnya.(*)
