KBM Sekolah Tangsel Terpaksa PJJ Akibat Banjir
Tangerang : Sejumlah sekolah di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terpaksa menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) dalam kegiatan belajar mengajar. Salah satunya SMA Negeri 4 Tangsel akibat banjir setinggi betis orang dewasa.
![]() |
| SMA Negeri 4 Kota Tangerang Selatan kebanjiran dan pihak sekolah menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) kepada para siswanya, karena khawatir dapat membahayakan, Jumat 23 Januari 2026 |
"Air sudah mencapai betis orang dewasa dan masuk kedalam ruang kelas. Merambah ke koridor dan lorong antar kelas, membuat lingkungan sekolah menjadi licin dan berpotensi membahayakan siswa serta tenaga pendidik," ujar Guru SMA Negeri 4 Tangsel, Munarman, Jumat, 23 Januari 2026.
Menurutnya, sejumlah meja dan kursi terendam air, sementara sebagian peralatan sekolah terpaksa dipindahkan untuk menghindari kerusakan yang lebih parah. "Maka kami terapkan PJJ bagi siswa, karena disekolah tidak dapat dilakukan PJJ," kata dia.
Ia menduga, banjir terjadi akibat sistem drainase sekolah yang tidak mampu menampung tingginya debit air hujan. Selain itu, aliran air dari luar area sekolah turut memperparah banjir di lingkungan SMAN 4 Tangsel.
Penata Pelayanan Operasional Danton BPBD Tangsel, Dian mengatakan, banjir yang melanda Kota Tangsel akibat hujan deras meluas hingga 11 titik. Dari jumlah tersebut, lima lokasi dilaporkan telah surut, sementara sisanya masih tergenang.
“Dari total 11 lokasi, lima titik sudah dilaporkan surut. Sisanya masih dalam pemantauan petugas dilapangan,” ucapnya.
Adapun 11 titik lokasi yang dimaksud, yakni: Kampung Tembok Bolong RT 06 RW 12 Kelurahan Rempoa. Kemudian, Perumahan Citra Prima Serpong (CPS) 2 RW 06 Kelurahan Kranggan.
"Perumahan Kencana Loka Jalan Ciater Tandon Kelurahan Ciater dan Jalan Jakon Leguti Kelurahan Lengkong Gudang Timur. Kemudian, Perum Alkafi Jalan Kampung Gedong RW 13 Kelurahan Jombang," kata Dian.
Perumahan PKP RW 08 Pondok Kacang Timur dengan ketinggian 30 sentimeter, lalu Jalan Gandasasmita Kampung Bulak RT 002 RW 09 Kelurahan Serua sekitar 40 sentimeter. Sementara di Jalan Ceger Raya, Jurangmangu Barat, Pondok Aren, 30 sentimeter dan yang terdampak akses jalan raya.
"Perumahan Puri Bintaro Indah, Jombang, Ciputat, Grahamas RW 12 Kelurahan Jelupang. Terakhir, Perum Pondok Maharta RW 09 dan RW 10 Kelurahan Pondok Kacang Timur, Pondok Aren," ujarnya.
Hingga kini, kata Dian, BPBD Tangsel masih melakukan sejumlah penanganan dengan menyiagakan personel di lokasi terdampak. "Petugas melakukan assessment dan standby untuk mengantisipasi kemungkinan genangan susulan," ucapnya.(*)

