Polisi Gelar Olah TKP Pascakebakaran 200 Kios Pasar Lemahabang
Cirebon : Kepolisian Resor Kota Cirebon menggelar olah tempat kejadian perkara pascakebakaran hebat di Pasar Lemahabang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Langkah ini dilakukan untuk mengungkap penyebab kebakaran yang menghanguskan hampir 200 kios dan los pedagang.
Olah TKP melibatkan Satuan Reserse Kriminal bersama Tim Inafis Polresta Cirebon. Petugas menyisir seluruh area pasar yang terdampak kebakaran, termasuk kios dan los yang ludes dilalap api.
Petugas memfokuskan pemeriksaan pada titik awal munculnya api yang diduga berasal dari atap los kelapa. Sejumlah barang bukti turut diamankan, seperti sisa kabel listrik dan beberapa peralatan elektronik yang terbakar. Seluruh barang bukti tersebut akan diperiksa lebih lanjut di laboratorium forensik.
Selain pemeriksaan lokasi, polisi telah memintai keterangan sejumlah saksi. Saksi yang diperiksa antara lain penjaga pasar serta warga yang pertama kali melihat api menyala di bagian atap los kelapa. Keterangan saksi menjadi dasar pendalaman penyelidikan lanjutan.
Wakil Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Cirebon, AKP Iwa Mashadi, menyampaikan olah TKP bertujuan mencari petunjuk awal penyebab kebakaran.
"Kami mengamankan beberapa barang yang berkaitan. Di antaranya adalah bekas kabel ataupun beberapa barang elektronik yang terbakar. Selanjutnya, untuk memastikan dan mengetahui sebab kebakaran ini, kami akan menindaklanjuti berkoordinasi dengan Puslabfor,” ujarnya, Kamis, 1 Januari 2026.
Kebakaran Pasar Lemahabang terjadi pada Selasa malam, 30 Desember 2025. Api cepat membesar dan melahap area tengah pasar hingga memicu kepanikan pedagang. Proses pemadaman baru dapat diselesaikan sekitar tiga jam kemudian(*)

